PROBOLINGGO, 26 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh salah satu permata terbaik sekolah kita. Nadhira Faza Maulida Anggara, siswi berbakat yang saat ini duduk di bangku kelas 7.5, sukses menorehkan tinta emas dengan meraih Juara 1 dan membawa pulang medali emas dalam Kejuaraan Provinsi Walikota Cup Surabaya 2026.
Kompetisi olahraga tingkat provinsi yang berlangsung sengit ini diselenggarakan di GOR Pancasila, Surabaya, pada 23 hingga 24 Mei 2026 kemarin. Turnamen bergengsi ini digelar khusus dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Drs. Muhammad Nabil, M.Si. Tidak tanggung-tanggung, ajang ini diikuti oleh sekitar 300 atlet tangguh dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Nadhira yang turun mewakili kontingen resmi Kota Probolinggo bertanding di kategori Pemula pada hari pertama sabtu (23/5). Di tengah ketatnya persaingan antardaerah, Nadhira tampil perkasa di atas matras. Dengan kombinasi ketenangan, teknik bantingan yang matang, serta cengkeraman kuat, ia berhasil menumbangkan lawan-lawannya satu demi satu hingga berhasil mengunci podium tertinggi sebagai juara pertama.
Sebagai informasi, Kurash sendiri merupakan jenis olahraga bela diri tradisional yang berasal dari Uzbekistan. Memiliki kemiripan dengan gulat dan judo, fokus utama olahraga ini adalah saling menjatuhkan atau membanting lawan dengan mengandalkan strategi dan kekuatan cengkeraman pada baju khusus lawan (yakhtak).
Pesan Inspiratif dari Sang Juara
Di balik medali emas yang kini melingkar di lehernya, Nadhira membuktikan bahwa kesuksesan tidak datang dalam semalam melainkan dari buah kedisiplinan. Saat diwawancarai oleh tim jurnalis sekolah mengenai kiat suksesnya, Nadhira menitipkan sebuah pesan penuh kedewasaan yang sangat memotivasi untuk teman-teman dan seluruh siswa di sekolah.
"Selalu latihan yang rajin dan terus belajar. Jangan pernah merasa diri kita sudah puas dengan hasil latihan, dan jangan pernah sombong," tutur Nadhira penuh kerendahan hati.
Pesan mendalam ini menjadi pengingat berharga bagi kita semua bahwa sebuah pencapaian bukanlah akhir dari proses, melainkan awal untuk belajar lebih banyak lagi. Sikap rendah hati inilah yang mencerminkan karakter asli seorang juara sejati dari sekolah kita.
Bagian dari Dominasi Kota Probolinggo
Aksi memukau Nadhira di hari pertama menjadi pembuka jalan sekaligus pemantik semangat bagi atlet Probolinggo lainnya. Di bawah bimbingan sang pelatih, Agus Hari P., kontingen Kota Probolinggo yang berkekuatan sembilan atlet sukses membawa pulang total 5 medali (2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu).
Selain medali emas dari Nadhira, medali emas kedua didapatkan oleh Riris di kelas 44 kg kategori Senior pada hari kedua. Sementara itu, medali perak diraih oleh Fikri (Junior), serta dua medali perunggu diamankan oleh Rama dan Yola (Pemula).
Apresiasi dari Sekolah
Kepala Sekolah beserta seluruh keluarga besar guru dan staf menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa Nadhira Faza Maulida Anggara. Berhasil menjadi juara 1 di tingkat provinsi pada usia yang masih sangat muda (kelas 7) adalah bukti nyata dari kerja keras, disiplin latihan, dan mental juara yang luar biasa.
Semoga prestasi emas yang diraih Nadhira ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi diri dan keluarganya, tetapi juga menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh siswa-siswi lainnya untuk terus berani menggali potensi, mengasah bakat, dan mengukir prestasi di bidang apa pun.
Selamat, Nadhira! Teruslah bersinar dan buat bangga almamater kita! (Tim Jurnalis Web Sekolah)
